Saturday, September 15, 2012

Lega...Tak Jadi ke Singapore

Rapat klarifikasi sumur SP-1 sudah selesai, aku ke toilet, lalu bergegas menuju lift di gedung F kompleks Arkadia dan turun ke lobi. Jam masih menunjukkan pukul 10.30. Rapat selesai lebih awal dari yang aku perkirakan. Tadinya kuperkirakan rapat akan lebih lama, karena aku akan minta sesi khusus untuk membahas pemboran KLU-1 yang sedang berlangsung. Tetapi aku sempat mendesakkan topik itu diakhir rapat klarifikasi SP-1 dan operator tak bisa mengelak untuk menunjukkan log dari LWD dari sumur yang sedang di bor ini. Dengan demikian rapat bisa selesai lebih cepat.

Aku sudah berencana untuk bersama isteriku menjemput anak-anak yang sedang kurang sehat di tempat kos mereka di Bogor dan Depok.maku segera telepon isteriku bahwa aku sudah selesai rapat. Isteriku terkejut karena harus segera menjemputku di Arkadia.

Sambil menunggu jemputan datang aku memeriksa Blackberry ku apakah ada email penting dari kantor. Kulihat ada email dari Dirut yang jawabannya di tembuskan padaku. Jadi aku tahu bahwa aku dapat tugas harus mewakili perusahaan menghadapi calon investor yang mau due dilligent project Arun di Singapore. Pak Dirut meminta senior technical staff geoscience dan engineering untuk menghadiri due dilligence itu, minggu depan.

Aku lalu telepon pada Pak Dirto yang menembuskan email itu padaku untuk konfirmasi tugas ini. Pak Dirops menjawab bahwa itu tidak jadi.Karena Pak Dirpu yang menangani project ini menyatakan pada Pak Dirut bahwa aku tak perlu ikut. Lalu Pak Dirto bilang email Pak Dirpu akan di forward padaku.

Aku terima email Pak Dirto, lalu aku baca seksama. Hmmm...cerdik dan halus sekali email ini dibuat untuk mendiskreditkan aku. Sebenarnya aku sangat senang tidak jadi ke Singapore untuk mengerjakan tugas ini. Karena aku merasa sudah banyak pekerjaan dan aku ogah kerja sama bapak yang satu ini sejak proyek Siprus beberapa bulan yang lalu.

Lalu aku kirim pesan BBM pada pak Dirto yang sudah forwardkan email itu padaku. Aku katakan bahwa aku tidak masalah tidak jadi pergi ke Singapore karena aku sedang sangat sibuk minggu depan ini. Hanya kukatakan mengapa email rada minor tentang aku. Ditulisnya aku tidak mengerti dan tidak membantu secara fisik di data room dan web data room. Padahal aku , ketika itu, di hari sabtu aku bawa dua geoscientist datang melakukan data room dan laporannya sudah diberikan pada manager bawahannya. Juga manager bawahanku ikut bantu tim nya dan terlibat di beberapa rapat dengan tim PU.

Pak Dirto mengatakan, ya begitulah faktanya dia. Kamu harus hati-hati saja karena dia selalu finger pointing pada banyak orang. Tetapi dari email ini khan kamu bisa lihat Pak Dirut sudah gak masalah dengan kamu, tambah Pak Dirto menafsirkan makna lain dari email ini. Ini adalah kali kedua dia membuat surat bernuansa mendiskreditkan ku setelah email pembatalanku untuk berangkat ke Nigeria beberapa bulan yang lalu.
- Posted using BlogPress from my iPad

No comments:

Post a Comment