Monday, September 24, 2012

Selama Aku Berada Di Sini Aku Bertekad Menang

Perusahaan ini memang sedang susah. Keuangannya susah. Etos kerja karyawan sangat bervariasi. Citra ke dalam dan keluar buruk. Karyawan lebih sering menghina Perusahaan daripada membanggakannya. Begitu banyak karyawan yang oportunis. Begitu banyak yang parasit.

Namun selama aku berada di sini, aku bertekad menang. Bukan gajiku yang membuat aku bertekad untuk menang, tetapi memang sejatinya diriku yang menginginkan menang. Selama badanku masih kuat aku bekerja. Selama badanku kuat aku tetap punya visi. Aku akan selalu menetapkan tujuan. Karena aku haus akan milestone dan achievement.

Aku ingin punya gaji banyak, lebih banyak dari sekarang. Tetapi sayangnya aku selalu tenggelam pada tujuan-tujuan kecil dan besar yang selalu aku tetapkan untuk kucapai. Aku selalu tenggelam oleh rasa tertantang setiap hari. Aku merasa seperti sulur-sulur sirih yang selalu berkelindan dengan hambatan-hambatan tetapi merambat naik. Aku selalu mencari apapun untuk bisa merasa selangkah lebih maju setiap harinya. Dan...naifnya kadang aku lupa apakah aku sudah digaji dengan layak. Tetapi aku masih menikmati keadaanku yang tidak kelaparan dan masih bisa mencukupi kebutuhan keluargaku.

Banyak orang mengira aku begini karena gajiku lebih besar dari mereka. Mungkin itu benar. Tetapi aku merasa bahwa aku bekerja keras karena aku tak mau dikatakan pecundang. Walaupun nyatanya aku kalah. Kalah karena tak mampu bersaing secara simetri. Aku mulai belajar apa itu strategi asimetri. Karena aku sulur sirih yang merambat di dinding berbatu-batu tajam.

- Posted using BlogPress from my iPad

No comments:

Post a Comment