Mata pencaharian sebagian Pesar penduduk adalah menjadi pengrajin sendal sepatu dan petani. Penduduknya 90% beragama Islam dan masih memegang sistim kekeluargaan yang sangat tinggi dalam kehidupan sehari-harinya. Curah hujan di kampung budaya sindangbarang cukup sedang dan cuacanya berkisar antara 23 derajat C pada malam hari dan 30 derajat C pada siang hari.
Sindangbarang, nama tersebut telah dikenal dan tercatat dalam babad pakuan / pajajaran sebagai salah satu daerah penting kerajaan sunda dan pajajaran. Hal ini disebabkan di sindangbarang terdapat salah satu keraton kerajaan tempat tinggalnya salah satu istri dari prabu Siliwangi yang bernama Dewi Kentring Manik Mayang Sunda. Sedangkan penguasa sindangbarang saat itu adalah Surabima Panjiwirajaya atau Amuk Murugul. Bahkan Putra Prabu Siliwangi dan Kentring manik mayang sunda yang bernama Guru Gantangan lahir dan dibesarkan di Sindangbarang.
Rumah-rumah untuk para tamu yang berada di tengah sawah. Sejauh mata memandang sawah luas menghampar hijau.
Rumah untuk tamu yang terletak di tengah taman bunga yang asri.
Kupu-kupu indah banyak beterbangan di taman yang indah di Kampung Budaya.
No comments:
Post a Comment